My dear Miss Bridgerton,
Kita telah berkorespondensi beberapa lama, dan walaupun kita belum pernah bertemu secara resmi, saya merasa sudah mengenal Anda. Mudah-mudahan Anda juga merasakan hal yang sama.
Maaf bila saya terlalu lancang, tapi saya menulis surat ini untuk mengundang Anda mengunjungi saya di Romney Hall. Besar harapan saya setelah beberapa waktu kita mungkin bisa memutuskan apakah kita cocok, dan Anda akan bersedia menjadi istri saya.
—Sir Phillip CraneSir Phillip tahu Eloise Bridgerton adalah perawan tua, jadi ia melamar wanita itu. Ia mengira Eloise tidak banyak menuntut, pendiam, dan berwajah biasa saja. Namun… Sir Phillip salah besar. Wanita cantik yang berdiri di pintu depan Romney Hall sama sekali tidak pendiam, dan ketika wanita itu berhenti bicara cukup lama hingga bibirnya tertutup, yang diinginkan Phillip hanyalah menciumnya…

Ceritanya cukup menarik dan sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama