Adakah tantangan yang lebih besar bagi para Ibu Ambisius London selain duke yang masih lajang? Lembar Berita Lady Whistledown, April 1813 Semua orang tahu Simon Basset, Duke of Hastings, sebentar lagi akan meminang Daphne Bridgerton yang manis, yang selama ini hanya dianggap sebagai sahabat alih-alih calon istri oleh para pria lajang. Tapi mereka berdua tahu yang sebenarnya–semua itu cuma taktik untuk menyelamatkan Simon dari serbuan ibu-ibu kaum bangsawan yang hendak menjodohkan pria itu dengan putri mereka. Sementara itu, menjadi pasangan duke membuat Daphne mendapat perhatian beberapa pria lajang yang layak sebagai calon suami. Tapi manakala berputar-putar di lantai dansa bersama Simon, Daphne sulit mengingat bahwa kedekatan mereka ini sandiwara semata. Mungkin ini gara-gara senyum jail Simon, atau bahkan cara pria itu memandangnya setiap kali mereka berduaan. Ia hanya tahu dirinya telah jatuh cinta kepada sang duke! Kini ia perlu meyakinkan pria tampan itu dan berhasil.

Pernikahan mereka ada masalah. Sang Duke tidak ingin mencintai istrinya dan tidak ingin punya anak dari istrinya itu. Sementara Daphne menyadari dia mencintai suaminya dan ingin memiliki anak. Untunglah, akhirnya Simon menyadari bahwa dia mencintai istrinya dan dia tidak ingin lagi diganggu oleh kenangan buruk ayahnya.

Ceritanya sangat menarik. Bukunya sudah ada, diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.