Archive for Desember, 2011

To Sir Phillip with Love – Kepada Sir Phillip dengan Penuh Cinta

My dear Miss Bridgerton,
Kita telah berkorespondensi beberapa lama, dan walaupun kita belum pernah bertemu secara resmi, saya merasa sudah mengenal Anda. Mudah-mudahan Anda juga merasakan hal yang sama.
Maaf bila saya terlalu lancang, tapi saya menulis surat ini untuk mengundang Anda mengunjungi saya di Romney Hall. Besar harapan saya setelah beberapa waktu kita mungkin bisa memutuskan apakah kita cocok, dan Anda akan bersedia menjadi istri saya.
—Sir Phillip CraneSir Phillip tahu Eloise Bridgerton adalah perawan tua, jadi ia melamar wanita itu. Ia mengira Eloise tidak banyak menuntut, pendiam, dan berwajah biasa saja. Namun… Sir Phillip salah besar. Wanita cantik yang berdiri di pintu depan Romney Hall sama sekali tidak pendiam, dan ketika wanita itu berhenti bicara cukup lama hingga bibirnya tertutup, yang diinginkan Phillip hanyalah menciumnya…

Ceritanya cukup menarik dan sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama

Iklan

The Viscount Who Loved Me – Cinta Sang Viscount

Tahun 1814 akan menjadi season yang paling menjanjikan, tapi Penulis rasa tidak demikian halnya menurut Anthony Bridgerton yang merupakan bujangan paling sulit ditaklukkan di seantero London, yang selama ini tak menunjukkan minat sedikit pun untuk menikah. Tapi sebenarnya, mengapa pula dia harus menunjukkan minatnya? Dia toh sudah terkenal sebagai playboy paling ulung… Lembar Berita Lady Whistledown, April 1814 Tapi kali ini pendapat penulis kolom gosip itu terbukti salah. Anthony Bridgerton bukan hanya memutuskan akan menikah… dia bahkan telah memilih calon istri! Satu-satunya penghalang adalah calon kakak iparnya, Kate Sheffield wanita yang paling suka ikut campur yang pernah dikenalnya. Si pengganggu itu membuat Anthony berulang kali naik darah karena tekadnya untuk menghalangi Anthony mendekati adiknya. Tapi ketika Anthony memejamkan mata di malam hari, wajah Kate-lah selalu menghantui mimpinya… Kate tidak percaya playboy yang telah bertobat akan menjadi suami yang baik…

Anthony kemudian menikahi Kate. Dia tidak ingin jatuh cinta sama Kate, karena dia yakin akan meninggal sebentar lagi seperti ayahnya yang meninggal masih muda hanya gara-gara sengatan lebah. Novel berakhir happy ending. Anthony dan Kate mengakui mereka saling mencintai. Dan Anthony ternyata masih hidup.

Kisahnya sangat menarik dan romantis. Sudah diterjemahkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama

The Duke and I

Adakah tantangan yang lebih besar bagi para Ibu Ambisius London selain duke yang masih lajang? Lembar Berita Lady Whistledown, April 1813 Semua orang tahu Simon Basset, Duke of Hastings, sebentar lagi akan meminang Daphne Bridgerton yang manis, yang selama ini hanya dianggap sebagai sahabat alih-alih calon istri oleh para pria lajang. Tapi mereka berdua tahu yang sebenarnya–semua itu cuma taktik untuk menyelamatkan Simon dari serbuan ibu-ibu kaum bangsawan yang hendak menjodohkan pria itu dengan putri mereka. Sementara itu, menjadi pasangan duke membuat Daphne mendapat perhatian beberapa pria lajang yang layak sebagai calon suami. Tapi manakala berputar-putar di lantai dansa bersama Simon, Daphne sulit mengingat bahwa kedekatan mereka ini sandiwara semata. Mungkin ini gara-gara senyum jail Simon, atau bahkan cara pria itu memandangnya setiap kali mereka berduaan. Ia hanya tahu dirinya telah jatuh cinta kepada sang duke! Kini ia perlu meyakinkan pria tampan itu dan berhasil.

Pernikahan mereka ada masalah. Sang Duke tidak ingin mencintai istrinya dan tidak ingin punya anak dari istrinya itu. Sementara Daphne menyadari dia mencintai suaminya dan ingin memiliki anak. Untunglah, akhirnya Simon menyadari bahwa dia mencintai istrinya dan dia tidak ingin lagi diganggu oleh kenangan buruk ayahnya.

Ceritanya sangat menarik. Bukunya sudah ada, diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Midnight Pleasures – Malam Penuh Gairah

Novel kedua trilogi Pleasures ini menceritakan kisah asmara saudara kembar Alex, Patrick Foakes dengan Lady Sophie York.

Lady Sophie York, putri tunggal Marquis of Brandenburg, terkenal dengan kecantikan serta sikapnya yang suka menggoda. Namun, ia bersumpah tidak akan menikah dengan seorang petualang cinta karena tidak ingin mengulangi tragedi pernikahan orangtuanya.

Patrick Foakes adalah seorang bujangan tampan dan kaya yang terkenal sebagai seorang penakluk wanita. Selama hidupnya, ia tidak pernah memiliki hubungan yang serius dengan wanita mana pun. Namun, ia tidak pernah menduga kalau ia akan ditolak oleh Sophie. Dan setelah mengetahui kalau Sophie lebih memilih Earl of Slaslow yang kolot, Patrick bertekad untuk menjadikan Sophie miliknya. Di lain pihak, Sophie yang diam-diam juga jatuh cinta setengah mati kepada Patrick berusaha untuk mengabaikan laki-laki itu karena tidak ingin tersakiti.

Patrick berhasil meyakinkan  Sophie untuk menikah dengannya, walaupun dia menyangka Sophie menginginkan gelar. Sophie mau menikah dengan  Patrick dengan keyakinan bahwa Patrick sama saja dengan pria bangsawan lainnya yang akan selingkuh dan punya simpanan, sehingga dia tidak ingin jatuh cinta pada suaminya karena takut tersakiti.

Kesalah pahaman dalam pernikahan mereka makin meruncing ketika Sophie hamil. Sophie merasa sangat sedih karena Patrick tidak menginginkan bayi darinya dan dia mengira bahwa suaminya menemui simpanannya. Padahal Patrick tidak menginginkan bayi karena dia truma akan kematian ibunya yang meninggal ketika melahirkan adiknya yang juga meninggal.

Pernikahan mereka membaik ketika tidak ada lagi kesalahpahaman diantara mereka. Dan mereka menyadari bahwa mereka saling mencintai. Oh betapa romantisnya.

Potent Pleasures – Pesona Gairah

Buku ini adalah novel pertama dari trilogi “Pleasures” karya Eloisa James. Buku ini sebenarnya telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh penerbit Dastan. Ceritanya cukup menarik.

Lady Charlotte Caverstill adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang cantik dan periang. Ia tak pernah membayangkan kalau hidupnya akan berubah hanya dalam semalam setelah menghadiri pesta topeng. Ia menyerahkan keperawanannya dengan sukarela kepada pria asing yang tampan di taman.

Sementara itu, selama berminggu-minggu Alex McDonough Foakes berusaha mencari gadis misterius yang bercinta dengannya di taman, namun usahanya itu sia-sia. Akhirnya ia pun pergi ke Italia dan menikah dengan seorang gadis Italia. Namun, pernikahannya tidak bahagia dan ia kembali ke Inggris sebagai seorang duda.

Pada suatu pesta, Alex bertemu dengan Charlotte, jatuh cinta pada Charlotte saat itu juga, mendekatinya tanpa kenal lelah, dan akhirnya melamarnya. Di lain pihak, Charlotte yang sadar bahwa Alex adalah pria yang merenggut kegadisannya di taman, merasa sangat bahagia. Tapi kebahagiaannya itu musnah setelah mengetahui bahwa ternyata Alex tidak ingat padanya. Namun karena rasa cintanya pada Alex, maka dia pun menerima lamaran Alex.

Tapi kehidupan pernikahan mereka ternyata tidaklah mulus. Di malam pertamanya, Alex merasa sangat kecewa karena ternyata Charlote sudah tidak lagi perawan. Dan muncul ketidakpercayaan pada istrinya itu, apalagi ketika istrinya hamil. Dia menyangka istrinya itu selingkuh dengan saudara kembarnya, Patrick.  Charlotte merasa kecewa dan sangat sedih karena tuduhan suaminya itu. Dia berusaha meyakinkan suaminya bahwa Alexlah satu-satunya pria yang pernah berhubungan dengannya. Akhirnya Alex menyadari bahwa gadis kebunnya yang dulu pernah ditemuinya itu adalah istrinya sendiri.

The Perils of Pursuing a Prince

Buku kedua dari trilogi Desperates Debutante karya Julia London ini menceritakan tentang putri kedua dari keluarga Fairchild.

Greer Fairchild adalah sepupu dari Ava fairchild. Sejak orang tuanya meninggal, Greer diasuh oleh bibinya, ibunya Ava. Namun kehidupannya berubah sejak bibinya itu meninggal. Karena hanya meninggalkan harta yang sedikit, maka Greer memutuskan untuk mengambil harta warisan dari ayahnya ke Wales dan meninggalkan London. Ternyata harta warisan ayahnya itu jatuh ke tangan kakak dari istri adik ayah Greer, Prince of Powys.

Prince of Powys, Rhodrick Glendower, earl of Radnor, seorang pria yang dingin dan angkuh yang telah ditinggal mati oleh istrinya ketika melahirkan anaknya yang juga mati. Rhodrick yang merasa dirinya tidak tampan, langsung tertarik oleh Greer, wanita yang cantik dan masih sangat muda. Walaupun tertarik, tapi dia tidak percaya terhadap Greer yang datang kerumahnya bersama sepupunya yang culas, Mr. Percy. Rhodrick menyangka bahwa Greer wanita tidak baik yang akan mencuri hartanya.

Greer yang telah termakan hasutan Mr. Percy menganggap Rhodrick  ini sosok monster, raksasa, bahkan dia menjulukinya si Ogre. Greer sangat membenci Rhodrick yang menahannya di rumahnya. Namun seiring waktu, hatinya terpikat oleh si Ogre ini.

Perasaan di antara keduanya pun makin kuat. Namun hubungan mereka terganggu oleh perasaan tidak percaya kepada pasangannya. Untunglah almarhum ibunya Greer bisa mempersatukan mereka lewat mimpi yang datang ke masing-masing. Takdir telah mempersatukan mereka.

Novel ini bagus dan sangat menarik. Rugi kalau tidak membacanya.